Tammy Abraham Kena Ejekan Berbau Rasis, Sang Ibu Sedih Luar Biasa

Kasus rasisme di sepakbola dan olahraga lainnya memang terus bergulir seakan tak menemukan titik henti. Penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham mengaku menjadi korban ejekan bernada rasis saat ia gagal mengeksekusi penalti saat final Piala Super UEFA 2019 beberapa waktu lalu.

Tammy yang merupakan pemain kelahiran Inggris namun memiliki darah Nigeria ini menceritakan pengalaman buruk tersebut pada ibunya. Wajar saja jika ibunya sangat sedih dan kaget luar biasa anaknya jadi korban ejekan tersebut.

“Ketika saya berbicara dengannya soal ini, dia begitu emosional dan menangis. Mungkin di negara-negara lain masih ada, tapi saya terkejut ternyata rasisme masih ada di tempat ini dan di era sekarang,” ungkap Tammy yang kami lansir dari laman Goal.

“Tentu tidak mengenakkan untuk mendengar putra Anda dihina seperti itu. Saya sendiri punya karakter yang kuat, ejekan itu tidak mengganggu saya. Itu adalah momen yang buruk bagi saya,” lanjut Tammy.

Tammy sendiri mendapatkan dukungan langsung dari sang manajer The Blues, Frank Lampard saat ini. Bahkan Tammy kerap jadi pilihan utama dan sudah cetak empat gol dari empat laga di liga Primer Inggris.

Chelsea’s Kepa Arrizabalaga puts MotoGP riders in the spotlight ahead of British GP

Comments